Sijago Merah Mengamuk, 20 Kios di Pelabuhan Nusantara Raha Hangus Terbakar

‎Indosultra.com, Muna – Kebakaran hebat melanda kawasan Pelabuhan Nusantara Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) sekira pukul 05.30 WITA. Sebanyak 20 unit kios pedagang hangus tak bersisa, menyisakan duka mendalam dengan total kerugian yang ditaksir mencapai hampir setengah miliar rupiah.

‎Api dengan cepat menjalar karena konstruksi bangunan kios yang sebagian besar bersifat semi-permanen, berbahan dasar kasibor dan seng.

‎Posisi kios yang saling berdempetan membuat si jago merah dengan mudah berpindah dari satu bangunan ke bangunan lainnya, menciptakan dinding api yang sulit dipadamkan dalam waktu singkat.

‎Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, melalui Kasi Humas Iptu Muh. Jufri, menjelaskan bahwa dugaan awal penyebab musibah ini berasal dari aktivitas di salah satu kios.

‎”Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, api diduga kuat berasal dari kompor salah satu pedagang yang kemudian membesar dan tak terkendali,” ungkap Iptu Jufri.

‎Meski tidak ada korban jiwa dalam tragedi ini, dampak ekonominya sangat terpukul. Pihak kepolisian mencatat kerugian materiil mencapai angka Rp485 juta.

‎Di tengah kepulan asap hitam, sejumlah pedagang dibantu warga sekitar sempat berjibaku menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa dievakuasi sebelum api melalap seluruh struktur bangunan.

‎Polres Muna segera mengerahkan personel ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga. Tim Inafis juga diturunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mendalami penyebab pasti bencana ini.

‎”Begitu menerima laporan, personel kami langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP. Saat ini, proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan kronologi secara komprehensif,” tegas Kapolres Muna.

‎Menyikapi musibah ini, pihak berwajib memberikan peringatan keras kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha di area pelabuhan. Penggunaan alat masak dan sumber api lainnya harus dilakukan dengan pengawasan ekstra ketat.

‎”Bangunan semi-permanen sangat rentan terhadap api. Kelalaian kecil bisa berdampak sangat fatal. Kami mengimbau semua pihak untuk lebih waspada demi keselamatan bersama,” tutup pihak kepolisian.

‎Laporan: Krismawan