Indosultra.com,Konawe – Aksi penyanderaan menegangkan menggegerkan warga Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (1/7/2026). Seorang pria bernama Dedi (27) tega menyandera keponakannya sendiri yang baru berusia tiga tahun dengan menodongkan sebilah pisau dapur.
Detik-detik mencekam tersebut sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, tangis balita perempuan itu pecah dan histeris ketakutan di pelukan sang paman yang kalap memegang senjata tajam.
Mendapat laporan warga yang berteriak histeris meminta pertolongan di depan Markas Koramil setempat, aparat kepolisian dari Polsek Sampara bersama TNI langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Petugas sempat mencoba menenangkan Dedi dan melakukan negosiasi persuasif agar ia mau melepaskan balita tersebut. Namun, negosiasi berjalan buntu. Pelaku justru menolak mentah-mentah imbauan petugas dan malah memanfaatkan korban sebagai tameng untuk melarikan diri.
”Pelaku menolak melepaskan korban dan justru meminta disediakan sepeda motor untuk melarikan diri,” ujar Komandan Kodim Kendari, Kolonel Armed Danny Girsang.
Melihat situasi yang kian genting dan membahayakan nyawa korban, aparat gabungan segera menyusun strategi penyergapan kilat. Anggota Koramil mengambil inisiatif bergerak senyap dari arah belakang pelaku sambil mengintai momentum yang tepat.
Kesempatan emas itu tiba ketika pelaku mulai lengah saat hendak menaiki sepeda motor yang dimintanya.
“Ketika pelaku lengah saat hendak naik ke sepeda motor, anggota Koramil langsung bergerak cepat menyelamatkan korban dan melumpuhkan pelaku,” jelas Kolonel Armed Danny Girsang.
Berkat kesigapan dan aksi heroik aparat di lapangan, balita malang tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa luka fisik. Kendati demikian, korban mengalami trauma berat dan terus menangis akibat cekaman ketakutan selama insiden berlangsung.
Usai diselamatkan, korban langsung didekap kembali oleh pihak keluarga yang dirundung histeris. Sementara itu, pelaku Dedi langsung digelandang ke Mapolsek Sampara untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif di balik aksi nekatnya tersebut.
Laporan: Krismawan











































