Indosultra.com,Koltim – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Kolaka-Kendari, tepatnya di Desa Simbune, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 11.45 WITA.
Sebuah truk Mitsubishi Canter berwarna kuning dengan nomor polisi DD 8828 UF bertabrakan dengan mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi DC 1141 AA. Kecelakaan diduga dipicu sopir truk yang mengantuk hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.
PS Kanit Gakkum Satlantas Polres Kolaka Timur, Bripka Deni, menjelaskan bahwa truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan Marselinus Heku Peten bersama seorang penumpang, Defrianto, sedang melaju dari arah Kolaka menuju Kendari.
Namun saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga tidak mampu menahan rasa kantuk. Kendaraan yang dikemudikannya oleng, melebar ke jalur lawan, lalu menghantam Toyota Avanza yang datang dari arah Kendari menuju Kolaka dan dikemudikan Ismail Hariyanto.
“Pengemudi truk Mitsubishi Canter diduga mengantuk dan kehilangan kesadaran sesaat sehingga kendaraan melebar ke jalur lawan dan menabrak Avanza,” ujar Bripka Deni.
Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Pengemudi Toyota Avanza, Ismail Hariyanto, mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke Puskesmas Tirawuta untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, petugas Satlantas Polres Koltim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak menimbulkan kemacetan di jalur poros Kolaka-Kendari.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Bripka Deni juga mengingatkan seluruh pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika menempuh perjalanan jarak jauh.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar beristirahat terlebih dahulu apabila merasa lelah atau mengantuk. Jangan memaksakan diri mengemudi karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.
Laporan: Krismawan









































