Indosultra.Com, Konawe Utara – Bupati Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Ikbar, SH.,MH memimpi langsung pelaksanaan Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama.
Untuk perdana, kegiatan islamiah ini di laksanakan di Kecamatan Lasolo, Senin 23 Februari 2026. Turut hadir di kegiatan itu mantan Bupati Konut, Dr.Ir.Ruksamin, Sekda Konut, Kapolres Konut, perwakilan Kodim 1430 Konut, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konut, camat, lurah, desa, tokoh-tokoh agama dan masyarakat.
Acara tersebut di mulai dengan penyerahan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) pada masyarakat kurang mampu dari masing-masing desa, kelurahan berdiri dari beras, gula, minyak, susu, kopi dan lainnya.
Kemudian, di lanjutkan dengan sambutan Bupati Konut, diteruskan dengan pesan islamiah dari tokoh agama, buka puasa bersama dan ibadah shalat berjamaah.

Dikesempatan perdana Safari Ramadhan, Bupati Konut, Ikbar mengajak masyarakat agar terus perkuat hubungan antara manusia dan sang pencipta, terlebih di bulan suci ramadhan ini.
“Mari kita perkuat persatuan kita, bergotong royong jadikan kabupaten Konawe Utara yang kita cintai ini sebagai rumah bersama untuk kita bangun bersama,”ucapnya di acara itu.
Mantan Ketua DPRD Konut ini juga memberikan pesan nasehat kepada seluruh masyarakat agar senantiasa introspeksi diri untuk menjadi lebih baik, dan meningkatkan spiritualitas diantaranya;
1. Perbanyak ibadah dan amal shaleh.
2. Jaga puasa dengan baik.
3. Perbanyak membaca Al-Quran.
4. Tingkatkan kesabaran dan kesyukuran.
5. Bersedekah dan berbagi dengan yang membutuhkan.

Diakhir sambutannya, Ikbar yang juga mimpin Ketua DPW Partai Bulan Bintang Sultra ini, me-warning seluruh kepala desa (kades) dan lurah agar memperhatikan masyarakat yang kurang mampu untuk diberikan bantuan sembako sebagai dasar memenuhi kebutuhan bahan makanan baik untuk sahur dan jelang buka puasa.
“Bantuannya kami sudah siapkan sari pemerintah selama bulan suci ramadan ini. Jadi Saya tegaskan kepada desa, lurah agar catat baik-baik dengan real masyarakat kita yang kurang mampu untuk diberikan bantuan. Jangan ada terlewatkan. Saya tidak mau lihat ada masyarakat kekurangan makanan saat mau sahur,”tegasnya.***






































