Indosultra.com, Kendari – Aksi percobaan pemerkosaan yang nyaris menimpa seorang siswi SMP berusia 13 tahun di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa ini memicu kecaman publik sekaligus apresiasi terhadap keberanian warga yang berhasil menangkap pelaku.
Kejadian tersebut terjadi pada Senin (20/4/2026) siang di Lorong Mbah Dukun, Kelurahan Kadia. Pelaku diketahui berinisial ED (38), sempat melarikan diri usai gagal menjalankan aksinya, namun akhirnya berhasil diamankan oleh warga setempat.
Dari informasi yang himpun menurut keterangan Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, pelaku ditangkap tak lama setelah kejadian.
“Pelaku berhasil diamankan masyarakat usai mencoba melakukan aksi pemerkosaan terhadap korban yang masih berstatus pelajar SMP,” ujarnya.
Peristiwa bermula saat korban berjalan kaki seorang diri sepulang sekolah. Saat melintasi lorong yang sepi, korban merasa diikuti oleh seseorang. Kecurigaan tersebut terbukti ketika korban menoleh dan melihat seorang pria tak dikenal berada tepat di belakangnya.
Tanpa peringatan, pelaku langsung menyerang korban dengan mencekik lehernya hingga terjatuh ke tanah. Korban yang panik berusaha melawan dan berteriak meminta pertolongan, sehingga mengundang perhatian warga sekitar.
Dalam upaya melarikan diri, pelaku sempat memukul bagian mata korban sebelum kabur menuju sepeda motornya. Namun, warga bersama sejumlah remaja yang menyaksikan kejadian itu segera melakukan pengejaran. Setelah aksi kejar-kejaran, pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan.
Informasi yang beredar menyebutkan, pelaku diduga sempat mencoba mengincar siswi lain pada hari yang sama, namun gagal. Ia kemudian kembali beraksi di lokasi yang tidak jauh hingga akhirnya menemukan korban.
Saat ini, pelaku telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, korban dilaporkan mengalami trauma dan telah mendapatkan penanganan.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak yang beraktivitas sendirian di tempat sepi.
Laporan: Ramadhan






































