Bupati Konut Sindir 3 Desa Ini Soal Aktivitas Penambangan Batu

Ketgam: Bupati Konut, Ruksamin saat memberikan sambutan diacara peresmian lapangan sepak bola SKAK MAT/ATM Bung As Moita di Desa Tetelupai. (Indosultra.Com).

Indosultra.Com, Konawe Utara-Bupati Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin menyindir Pemerintah Desa Andeo, Tetelupai dan Matapila soal kehadiran perusahaan yang masuk melakukan aktivitas penambangan batu diwilayah itu.

Hal itu, diungkapkan saat memberikan sambutan diacara peresmian lapangan sepak bola SKAK MAT/ATM Bung As Moita di Desa Tetelupai, Jumat (5/3/2021).

 Baca Juga: Resmi Digunakan, Pengembangan Lapangan Bola Bung As Moita Konut Diprioritaskan

Dikatakan Ruksamin, adanya pengolahan tambang galian c diwilayah itu tentunya harus memberikan dampak positif bagi kemajuan masyarakat desa seperti, membuka lapangan kerja. Bukan dimanfaatkan untuk meraup keuntungan pribadi atau kelompok.

“Ditempat ini (Desa Andeo, Tetelupai, Matapila Red) punya salah satu potensi yang sangat luar biasa, seperti pertambangan batu. Saya meminta pemerintah desa untuk di kawal, setelah aktif pertambangan ini agar utamakan merekrut masyarakat tiga desa dulu ini, jangan sekali-sekali mengambil karyawan dari luar,”imbaunya kepada pemerintah 3 desa tersebut.

Mantan Ketua DPRD Konut ini juga meminta masyarakat setempat agar turut melakukan pengawasan baik dari segi bantuan yang diberikan maupun kegiatan penambangannya agar berjalan dengan baik tanpa menimbulkan dampak buruk dilingkungan masyarakat.

Saat ini, perusahaan yang melakukan aktivitas penambangan di desa tersebut diantaranya, PT. AGB, PT. Teratai dan PT Perdana.*(IS).

Laporan: Jefri Ipnu