Indosultra.com,Konut – Memastikan masyarakat bisa beristirahat dengan tenang tanpa gangguan keamanan, personel Polres Konawe Utara (Konut) kembali menggelar Patroli Presisi pada Kamis malam (02/07/2026) hingga Jumat dini hari.
Dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Abdul Razak, dan didampingi Pamapta III IPDA Ragil Atha Fawwas, tim gabungan yang terdiri dari fungsi Reserse Kriminal, Intelkam, Samapta, serta anggota jaga ini bergerak menyisir wilayah hukum Konut sejak pukul 20.30 WITA.
Patroli kali ini memprioritaskan sejumlah lokasi yang kerap menjadi pusat aktivitas malam masyarakat dan dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Beberapa titik yang disisir antara lain, Bundaran Central Business District (CBD) Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kelurahan Andowia, Kecamatan Andowia, Kawasan Perkantoran Pemda Kabupaten Konawe Utara.
Menariknya, petugas di lapangan tidak hanya sekadar lewat, melainkan menggunakan pendekatan humanis untuk berdialog langsung dengan warga yang masih beraktivitas di luar rumah.
Petroli ini memberikan atensi khusus kepada para remaja yang kedapatan nongkrong hingga larut malam. Petugas dengan tegas namun santun mengimbau mereka untuk tidak mengonsumsi minuman keras (miras) di tempat umum karena berpotensi memicu tindakan kriminal.

”Kami juga memberikan perhatian khusus di ruas Jalan 40 sekitar Bundaran CBD Wanggudu. Lokasi ini sering jadi tempat berkumpul dan rawan aksi balap liar. Kami ingatkan para remaja bahwa aksi tersebut tidak hanya membahayakan diri mereka sendiri, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain,” ujar IPTU Abdul Razak.
Hingga patroli berakhir pada pukul 00.15 WITA, situasi di seluruh wilayah yang dipantau berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.
Pihak Polres Konawe Utara menegaskan bahwa Patroli Presisi ini bukan sekadar agenda musiman, melainkan komitmen rutin sebagai langkah preventif (pencegahan) demi menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Polres Konut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu menjadi “mata dan telinga” kepolisian.
Warga diimbau untuk aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing dan segera melapor jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di wilayah mereka.
Laporan:Krismawann










































