Kabag Prokopim Konut Dampingi Bupati Konut Hadiri Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024

Indosultra.Com, Konawe Utara – Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopim) Sekertariat Daerah (Setda) Konut, Sutriawan turut langsung mendampingi Bupati Konut, Ruksamin hadiri Rapat koordinasi (Rakor) penyelenggaraan Pilkada serentak 2024.

Diacara itu, Kabag Prokopim Konut Sutriawan, turut berperan mengatur posisi tempat Bupati Konut, Ruksamin yang hadir sebagai tamu undangan kegiatan.

Peran Kabag Prokopim mendampingi kepala pemerintah daerah berjalan sesuai prosedur dan sesuai aturan.

Bersama tim Prokopim lainnya, Kabag Prokopim juga turut merilis data kegiatan sebagai bahan laporan kegiatan pemerintah yang di ikuti Bupati Konut, Ruksamin.

“Tugas kami mengawal, mengatur tempat, waktu dan jadwal. Serta memberikan data informasi ke publik terkait kegiatan pemerintahan, khususnya pimpinan daerah,”kata Kabag Prokopim Konut, Sutriawan yang juga merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan (STPDN).

Seperi diketahui, Bupati Konawe Utara, Ruksamin, terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak serta berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat di wilayahnya untuk Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Hari ini, rabu 26 Juli 2024 Bupati Ruksamin menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 untuk wilayah Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku, yang digelar di Hotel Claro Makassar.

Rakor tersebut dibuka oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Muh. Tito Karnavian, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, serta Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja. Kehadiran mereka juga sebagai narasumber dalam acara tersebut.

Dan diikuti oleh Gubernur, Bupati, Walikota, Ketua KPU, Bawaslu, Kapolres, Kajari, dan perwakilan partai politik di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Kalimantan.

Dalam sambutannya, Menko Polhukam menyampaikan arahan agar pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkada, termasuk menjamin ketersediaan anggaran, keamanan, serta fasilitas yang diatur dalam undang-undang.

Menko Polhukam juga mengungkapkan langkah strategis yang perlu dilakukan pemda untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan, yakni meningkatkan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, serta optimalisasi peran Forkopimda dan pembinaan kerukunan antar suku dan umat beragama.

Hadi Tjahjanto juga menekankan pentingnya semua stakeholder bekerja sama untuk menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan yang kondusif dan terkendali.

Selain itu, ia meminta agar koordinasi antara kementerian dan lembaga ditingkatkan, serta optimalisasi fasilitas penyelenggaraan Pilkada agar dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pendidikan politik bagi masyarakat juga harus ditingkatkan.

Rakor ini diakhiri dengan pembacaan deklarasi Pilkada damai oleh seluruh peserta sebagai wujud komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai, dan demokratis.

Menindaklanjuti hasil Rakor tersebut, Pemda Konawe Utara di bawah kepemimpinan Ruksamin dan Abuhaera telah melakukan sejumlah langkah persiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di wilayahnya.

Di antaranya adalah penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai 67 miliar pada 8 Oktober 2023 lalu.

Anggaran ini terbagi untuk KPU (45 miliar), Bawaslu (18 miliar), Polri (3 miliar), dan TNI (1 miliar), dengan realisasi telah mencapai 100 persen

Selain itu, telah dilakukan pelantikan PPK sebanyak 39 orang, Bawaslu 39 orang, PPS 510 orang, dan Panwas Desa 170 orang.

Penyediaan sarana sekretariat bagi PPK dan Bawaslu, serta bantuan distribusi dengan kendaraan operasional juga telah dilakukan.

Pemda Konut juga menandatangani fakta integritas, melakukan sosialisasi pembinaan pada seluruh ASN terkait netralitas ASN, dan melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai 2024 bersama Forkopimda, penyelenggara pemilu, partai politik, hingga tokoh masyarakat.

Diketahui tingkat partisipasi pemilu 2024 Konawe Utara kembali menempati urutan pertama di sultra dengan tingkat partisipasi masyarakat diangka 92.22 persen

Setelah sebelumnya pada tahun 2020 Konawe Utara menempati partisipasi pemilu ke – 4 Nasional dan pertama se Sultra.**(IS/A/B)

Laporan: Jefri

Koran indosultraKoran indosultra
error: Hak cipta dilindungi undang-undang !!