Pesan WhatsApp Beredar Sebut Ada Warga Konut Positif HIV Usai Periksa Lab, Pihak Puskesmas Belum Beri Tanggapan

Indosultra.com, Konawe Utara – Sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp beredar di tengah masyarakat Kabupaten Konawe Utara (Konut), yang menyebut adanya seorang warga diduga dinyatakan positif HIV setelah menjalani pemeriksaan laboratorium di wilayah Kecamatan Langgikima.

Dalam pesan tersebut, pengirim mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan saling mengingatkan keluarga. Isi pesan juga menyebut pasien sempat masuk ke Puskesmas Hialu sebelum dilakukan pemeriksaan laboratorium.

“Informasi penting, Sampaikan ke pada keluarga hati-hati kalau ke Langgikima khususnya laki2 yg suka salah bage. Sy baru kasi pulang pasien positif HIV. Tadi mlm dia masuk di Puskesmas Hialu. Tadi pagi di periksa LAB dia positif HIV. Sekali lagi mohon keluarga saling mengingatkan agar kt terhindar dari penyakit yg mematikan ini. Sebab ini penyakit belum ada obatnya sampe sekarang.”tulil dalam pesan WhatsApp yang beredar, Senin (4/5/2026).

Pesan itu pun memicu perhatian warga karena menyangkut isu kesehatan yang sensitif dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Menanggapi informasi yang beredar, upaya konfirmasi awak media telah dilakukan kepada Kepala Puskesmas Hialu guna memastikan kebenaran kabar tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan jawaban resmi.

Karena belum adanya keterangan dari otoritas kesehatan, informasi dalam pesan berantai tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berkaitan dengan kondisi kesehatan seseorang.

Selain itu, warga juga diminta tetap menjaga etika dan tidak melakukan stigma terhadap individu atau kelompok tertentu, sebab HIV merupakan isu kesehatan yang harus ditangani dengan edukasi dan pelayanan medis, bukan diskriminasi.

Pemerintah maupun tenaga kesehatan diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Warga juga diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, menghindari perilaku berisiko, serta melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas resmi jika membutuhkan informasi lebih lanjut terkait HIV/AIDS.

Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Puskesmas Hialu maupun instansi kesehatan terkait di Konut.

Laporan: Ramadhan

Koran Indosultra