Sekda Konut Tekankan Kepala SKPD Berinovasi Dalam Bekerja, Tidak Monoton

Plt Sekda Konut, Kasim Pagala

Indosultra.Com, Konawe Utara-
Peningkatan kualitas, profesionalisme dan kinerja jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), terus digenjot Plt Sekertaris Daerah (Sekda) Konut, Kasim Pagala.

Amanah yang diberikan Bupati Konut, Ruksamin untuk memajukan sistem tata kelolah pemerintahan yang baik demi Konawe Utara yang maju, sejahtera dan berdaya saing terus dijalankan.

Salah satu bukti, selain menegakkan kedisiplinan kehadiran dan kerja ASN, Kasim Pagala juga menekankan agar para Kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) selalu berinovasi dalam bekerja, tidak monoton (selalu sama).

“Kepala SKPD harus betul-betul bisa berinovasi dalam bekerja bagaimana bisa melihat kondisi wilayah masing-masing, tidak monoton itu-itu terus yang dilakukan tanpa ada perkembangan dan perubahan
,”tegasnya, Kamis (21/1/2021).

“Contoh, Dinas Perhubungan jangan hanya copy paste, tapi terus berkreasi, berinovasi apa yang dilakukan untuk menghasilkan juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),”tambahnya

Pria bergelar magister sains ini menyampaikan, inovasi dalam bekerja merupakan pondasi untuk bisa membangun daerah dan masyarakat. Sebab, jantung suatu wilayah ada pada pemerintah.

“Kalau kepala instansi yang merupakan perpanjang tangan pemerintah tidak bisa kembangkan inovasinya dalam bekerja, yakin saja daerah akan lambat maju. Iya kan, coba lihat pak bupati saat bencana banjir bandang melanda Konut, melalui inovasinya semua stakholder digerakkan sehingga masyarakat terselamatkan, bantuan berbagai penjuru datang, dan para korban bisa peroleh tempat tinggal sementara di huntara,”terangnya.

Suami dari Sekda Kota Kendari, Nahwa ini menambahkan, dengan adanya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga menjadi dasar untuk mengembangkan potensi para ASN diwilayah itu mulai tingkat bawah sampai atas, agar bisa melahirkan ide-ide dan gagasan yang memberikan dampak perbuhan untuk daerah.**(IS)

Laporan: Nur Rayhan