Sungai Wanggu Meluap, 77 Kepala Keluarga Mengungsi

Sungai Wanggu Meluap, 77 Kepala Keluarga Mengungsi
Kepala Dinas Sosial Kota Kendari Abdul Rauf saat diwawancara oleh indosultra.com di lokasi banjir (Sungai Wanggu) Kelurahan Lepo - lepo, Kota Kendari.

Indosultra.com, Kendari – Sebanyak 77 kepala keluarga di Kelurahan Lepo – lepo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa mengungsi akibat meluapnya sungai Wanggu. Korban terdampak banjir itu mengungsi di tenda-tenda darurat dan rumah keluarga terdekatnya.

Banjir akibat meluapnya sunggai Wanggu ditenggarai oleh intensitas curah hujan yang tinggi selama tiga hari lalu.

Berdasarkan pantauan indosultra.Com, korban banjir tersebut mengungsi dengan mengunakan tenda darurat yang telah disediakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari sebanyak 12 tenda. Dalam tenda warga beralaskan karpet dan tikar seadanya.

Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak, Kepala Dinsos kota Kendari Abdul Rauf mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan dapur umum dan perlengkapan bayi jika terdapat warga yang membutuhkan.

“Kami juga telah menyiapkan bagi yang memiliki bayi berupa selimut, popok,” ungkap Abdul Rauf saat ditemui indosultra.Com di lokasi banjir. Jum’at (2/1/2021)

Selain itu, bantuan Presiden Joko Widodo juga disalurkan untuk korban banjir di lokasi tersebut.

“Bantuan tersebut berasal dari presiden RI, yang di fasilitasi oleh polres kendari. Sebanyak 80 paket bantuan untuk masyarakat sungai wanggu yang terkena banjir,” ucapnya.

Sementara itu, Adnan Ananda salah satu warga yang terkena dampak banjir di Kelurahan Lepo – lepo mengungkapkan, bahwa selama ini bantuan yang diberikan oleh pemerintah berupa bantuan logistik. Untuk itu ia berharap bantuan itu dapat juga dalam bentuk rupa material untuk membangun rumah agar terhindar dari genangan banjir.

“Selama ini hanya bantuan logistik. Bantuan yang bisa diberikan itu kepada seluruh masyarakat yang berada di kawasan rendah ini, diberikan bantuan fasilitas untuk membangun rumah panggung agar tidak lagi tergenang banjir,” ujar Adnan Ananda.

Adnan juga berterima kasih atas banyi bantuan yang diberikan oleh pemerintah kota untuk mengurangi beban saat ini dengan disedikannya fasilitas air bersih dan dapur umum. (b)

Laporan : Rachmat Ramadhan