Indosultra.com, Mubar – Perjalanan pulang dari kebun berubah menjadi petaka bagi Waode Hartia (48), warga Desa Umba, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra). Ibu rumah tangga tersebut meninggal dunia setelah diserang, digigit, dan dililit seekor ular piton sepanjang sekitar enam meter, Senin (13/7/2026) sore.
Peristiwa tragis itu disaksikan langsung oleh suami korban, La Oge, bersama anak mereka, La Emba, yang saat itu sedang menyusul korban pulang dari kebun.
Kapolsek Kusambi, Iptu Rusman, menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WITA ketika korban bersama suami dan anaknya sedang berkebun di lokasi yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah mereka.
Sekitar pukul 17.30 WITA, Waode Hartia memilih pulang lebih dahulu dengan berjalan kaki sambil memikul hasil panen berupa pisang dan labu di atas kepalanya. Beberapa menit kemudian, suami dan anak korban menyusul menggunakan sepeda motor.
”Baru sekitar 300 meter meninggalkan kebun, anak korban melihat ibunya sudah tergeletak di pinggir jalan. Saat didekati, mereka mendapati seekor ular piton berukuran besar sedang berusaha menelan lengan kanan korban,” ujar Iptu Rusman, Selasa (14/7/2026).
Melihat kejadian tersebut, La Oge dan La Emba berupaya menyelamatkan korban. Dengan menggunakan parang, keduanya menyerang hingga membunuh ular piton sepanjang sekitar enam meter itu di lokasi kejadian.
Namun, upaya tersebut tidak mampu menyelamatkan nyawa Waode Hartia. Korban diduga meninggal dunia di tempat akibat gigitan dan lilitan kuat ular tersebut.
”Korban mengalami luka gigitan pada kaki kanan serta luka di bagian dahi sebelah kiri. Selanjutnya korban dievakuasi oleh suami dan anaknya menggunakan sepeda motor menuju rumah duka,” jelas Rusman.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah akibat serangan satwa liar. Mereka menyatakan ikhlas atas kepergian korban dan tidak mengajukan keberatan maupun tuntutan hukum terkait peristiwa tersebut.
Laporan: Krismawan








































