Indosultra.Com, Konawe Utara– Momen Hari Gizi Nasional (HGN) ke 66 Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Konawe Utara (Konut) menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan yakni layanan kesehatan gratis kepada masyarakat dan pemberian menu bergizi kepada anak.
Kegiatan ini juga tim dari Organisasi PERSAGI bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Konut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Konut, serta mitra lintas sektor seperti dari kecamatan, kelurahan dan desa.
Ketua PERSAGI Konut, Yahya, melalui Kordinator kegiatan dari PERSAGI, Ismirianti,S.St. mengatakan selain memperkuat persatuan ahli gizi di Bumi Oheo kegiatan tersebut juga di laksanakan untuk memberikan perlindungan kesehatan lebih maksimal kepada, dan terutama pada anak.
Lain dari itu juga, gerakan sosial yang di laksanakan untuk menekan munculnya standing dan gizi buruk.

“Dalam rangka Hari Gizi Nasional (HGN) kami terus berikan edukasi dan membangun kerjasama di lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan kualitas hidup masyaraka, serta menekan angka stunting serta gizi buruk,”katanya dikonfirmasi, Rabu 4 Februari 2026.
Wanita yang akrab disapa Meri ini juga menyampaikan kegiatan pelayanan masyarakat dan pemberian menu makanan bergizi di laksanakan di Kecamatan Andowia. Acara ini sengaja ditempatkan di wilayah tersebut karena terdapat beberapa anak diduga alami stunting.
“Jadi, untuk tahun ini Hari Gizi Nasional, sasaran kita di Kecamatan Andowia d wilayah kerja Puskesmas Andowia dan Laronanga Pantai, karena di sini ada 22 kasus stunting. Jadi kami Kerjasama seluruh lintas sektor berikan pelayanan melalui pemeriksaan klinis atau spesialis anak, dan pemberian makanan tambahan pada balita stunting seperti, beras, susu SGM, naget olahan padat gizi,”ujarnya.

Diakuinya. Saat ini tenaga ahli gizi untuk di Kabupaten Konawe yang bertugas di puskesmas, dan Dinas kesehatan masih sangat terbatas. Hanya 65 orang. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat para medis ahli gizi untuk terus bekerja, bergerak memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Konut.
“Tentunya juga menjadi harapan besar kami pemerintah desa, kelurahan, kecamatan yang menjadi ujung tombak masyarakat di desa untuk bisa lebih memaksimalkan kerjasama kita tentang menangani stunting dan gizi buruk. Kita memberikan edukatif dan pemberian makanan tambahan untuk pemenuhan gizi,”jelasnya

Saat ini yang terus dijalankan tim ahli gizi Konawe Utara yakni;
-Pemberian makanan bergizi kepada masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.
-Edukasi gizi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan cara memilih makanan sehat.
Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang dan memperbaiki kualitas hidup mereka.***
Laporan: Redaksi






































