Indosultra.com, Konawe Utara – Komisi III DPRD Kabupaten Konawe Utara (Konut) memberikan apresiasi terhadap gerak cepat tim Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Konut dalam menangani kasus gizi buruk dan stunting di wilayahnya.
Upaya responsif yang dilakukan dinilai berhasil membantu pemulihan kondisi balita hingga menunjukkan perkembangan signifikan.
Ketua Komisi III DPRD Konut, Samir, S.Ip., M.Si., menyampaikan bahwa langkah cepat petugas kesehatan di lapangan menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka gizi buruk dan stunting.
“Penanganan yang cepat, tepat, dan terukur sangat penting. Kami melihat tim Kesmas Dinkes Konut sudah bekerja maksimal, bahkan hingga melakukan kunjungan rumah secara langsung untuk memastikan kondisi anak terus membaik,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Salah satu kasus yang berhasil ditangani adalah balita atas nama Rahmat di Desa Morombo Pantai, Kecamatan Lasolo.

Berdasarkan laporan tim kesehatan, kondisi Rahmat kini telah membaik dengan berat badan mencapai 12,8 kilogram setelah menjalani terapi TETP serta pemberian susu SGM Gain sebanyak 5 kali sehari masing-masing 150 ml.
Selain itu, penanganan juga dilakukan terhadap balita berusia 13 bulan bernama Azzan yang mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Asera.
Tim medis telah merujuk pasien untuk pemeriksaan lanjutan bersama dokter spesialis, serta memberikan asupan susu sesuai anjuran medis. Balita tersebut dijadwalkan menjalani kontrol lanjutan pada 6 Mei mendatang.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Konut, Nursiah, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan penanganan melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif.
“Kami melakukan pemantauan intensif, pemberian terapi gizi, serta edukasi kepada orang tua agar penanganan bisa berkelanjutan di rumah. Kolaborasi lintas sektor juga terus kami perkuat,” jelasnya.
Komisi III DPRD Konut berharap langkah ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna menekan angka stunting serta gizi buruk di daerah, sehingga generasi muda Konut dapat tumbuh sehat dan berkualitas.
Laporan: Ramadhan








































