Lagi Asyik Pesta Ulang Tahun, Pemuda di Konawe Dibacok OTK di Tengah Keramaian

Indosultra.com, Konawe – Suasana riuh dan penuh sukacita dalam perayaan ulang tahun di Villa Athana, Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Insiden pembacokan brutal terjadi pada Senin dini hari (04/05/2026), meninggalkan seorang pemuda bersimbah darah di lokasi kejadian.

‎Korban yang diidentifikasi bernama Putra (22 tahun), mengalami luka tebasan parah di bagian belakang kepala dan punggung kanan akibat serangan menggunakan parang. Sementara itu, terduga pelaku bernama Muh. Aksan alias Abil (20 tahun), saat ini masih dalam pengejaran tim kepolisian.

‎Menurut penjelasan Kapolsek Soropia, Ipda Firman Akbar, perayaan sebenarnya telah berlangsung sejak siang hari Minggu. Korban beserta sejumlah rekannya baru bergabung ke acara sekitar pukul 22.30 WITA. Awalnya suasana berjalan aman dan menyenangkan, namun berubah drastis setelah para tamu mulai mengonsumsi minuman keras.

‎“Menjelang pukul 02.45 WITA, kekasih pelaku yang juga hadir di pesta menghubungi Abil untuk dijemput. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WITA, pelaku tampak sudah tersulut emosi. Tanpa bicara banyak atau memberi peringatan, ia langsung menebaskan parang ke arah korban yang saat itu sedang duduk membelakanginya,” ungkap Ipda Firman saat memberikan keterangan, Senin malam.

‎Serangan mendadak itu membuat orang-orang di lokasi panik. Namun, rekan-rekan korban segera bertindak cepat untuk melerai dan mencoba menahan pelaku yang sempat berusaha kabur.

‎Tak disangka, sekitar 20 menit kemudian pelaku kembali lagi ke lokasi bersama sekelompok orang, diduga berniat melakukan serangan kedua. Namun, niat itu urung terlaksana setelah mereka melihat salah satu rekannya sudah diamankan oleh pihak korban. Akhirnya, kelompok itu memilih pergi meninggalkan tempat kejadian.

‎Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kuat tindakan kekerasan itu dipicu oleh dua hal: pengaruh alkohol dan rasa cemburu yang meledak. Pelaku diketahui tidak terima melihat kekasihnya berada di satu tempat yang sama dengan korban.

‎Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Korban telah dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis sekaligus pemeriksaan visum.

‎Unit Reskrim Polsek Soropia juga bekerja sama dengan tim Buser untuk segera menangkap pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

‎“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri atau aksi balas dendam. Serahkan seluruh proses penanganan kasus ini kepada kepolisian agar semuanya berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ipda Firman menutup keterangannya.


‎Laporan: Krismawan

Koran Indosultra