Indosultra.Com, Konawe Utara – Kondisi curah hujan yang masih terjadi saat ini memberikan dampak negatif pada perekonomian masyarakat. Salah satunya, hasil pertanian masyarakat seperti yang di wilayah Desa Tambakua di mana kondisi masyarakat kesulitan untuk mengevakuasi hasil panen jagung dikarenakan akses jalan yang sudah lumpuh akibat terendam banjir.
Kondisi ini membuat pemerintah Konawe Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengantisipasi dengan mengerahkan tim dan fasilitas armada seperti perahu politelin untuk membantu masyarakat mengangkut hasil panen jagung
“Kita sudah cek ke lapangan perahu Politelin yang telah kami siapkan sudah dipakai masyarakat untuk mengangkut hasil panen, dikarenakan akses jalan yang sudah terendam banjir sehingga tidak bisa dilewati lagi kendaraan dan harus menggunakan perahu,”ungkap Kepala BPBD Konut, Galib, Minggu 10 Mei 2026.

Saat ini pihak pemerintah melalui BPBD juga menyiapkan perahu untuk akses masyarakat dari Tambakua ke Langgikima. Pihak pemerintah terus memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada di tengah kondisi cuaca yang buruk saat ini.
dimana curah hujan terus turun sehingga memberikan dampak pada aktivitas pada masyarakat mulai dari jala yang terendam banjir, hasil panen dan lain sebagainya.
Pemerintah juga berharap kerjasama seluruh pihak pemerintah kecamatan lurah dan desa serta masyarakat untuk melaporkan ketika ada hal-hal yang urgen yang dibutuhkan oleh masyarakat.***
Laporan: Redaksi






































