‎Aksi Nekat Maling Motor di SMA DDI Kendari Digagalkan Guru, Pelaku Kabur Tinggalkan Rampasan

‎Aksi Nekat Maling Motor di SMA DDI Kendari Digagalkan Guru, Pelaku Kabur Tinggalkan Rampasan

‎Indosultra.com, Kendari – Lingkungan sekolah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, kembali dijadikan sasaran tindak kejahatan.

‎ Sebuah upaya pencurian sepeda motor berlangsung menegangkan di halaman SMA Swasta DDI, Jalan Tekaka, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, pada Kamis (21/5/2026) siang. Namun, niat jahat pelaku urung terwujud berkat kewaspadaan tinggi para guru yang sedang bertugas.

‎Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima redaksi, pelaku beraksi sendirian dengan cara berhati-hati. Ia terlihat mondar-mandir di area sekolah sembari mengamati situasi sekitar, memastikan tidak ada pihak yang mengawasi gerak-geriknya.

‎Saat yakin kondisinya aman, pria tak dikenal itu langsung mengambil helm yang terparkir di atas kendaraan, lalu mulai mendorong sepeda motor milik warga sekolah perlahan menuju jalan raya.

‎Namun, nasib buruk menghampiri pelaku. Sejumlah guru yang sedang berada di dalam ruang kelas mendadak curiga dengan gerak-gerik asing di luar gedung.

‎Tanpa berlama-lama, mereka segera keluar untuk mengecek apa yang terjadi. Saat menyadari aksinya sudah diketahui dan dikepung, pelaku langsung panik.

‎Ia pun membiarkan sepeda motor yang hendak dicurinya di pinggir jalan, lalu lari tunggang-langgang menjauhi lokasi kejadian.

‎Ketua RW 02/RT 04 Kelurahan Kandai, Firman, membenarkan adanya insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WITA tersebut.

‎”Benar, ada upaya pencurian sepeda motor di lingkungan SMA DDI sekitar pukul 12.30 WITA dan berhasil digagalkan berkat sigapnya para guru. Pelaku langsung melarikan diri saat ketahuan,” ungkap Firman saat dikonfirmasi awak media.

‎Meski pelaku berhasil lolos dari kejar-kejaran warga dan pihak sekolah, sepeda motor yang menjadi sasaran pencurian berhasil diamankan kembali dalam kondisi utuh.

‎Hingga berita ini diturunkan, identitas serta motif pelaku yang terekam kamera pengawas masih belum diketahui dan pihak berwenang masih melakukan penelusuran lebih lanjut.


‎Laporan: Krismawan

Koran Indosultra