Indosultra.com, Kendari – Sebuah peristiwa tragis mengguncang kawasan wisata Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Seorang pelajar bernama Galang Patia meninggal dunia secara mendadak pada Minggu (31/5/2026) pagi. Korban diduga tewas tersengat aliran listrik saat sedang mandi di perairan sekitar lokasi wisata tersebut.
Kapolsek Soropia, Ipda Firman Akbar, menjelaskan bahwa musibah ini bermula dari rencana liburan dan berkemah yang dilakukan korban bersama 11 rekannya. Rombongan tiba di Pulau Bokori pada Sabtu (30/5/2026) sore sekitar pukul 18.50 Wita. Mereka mendirikan tenda tak jauh dari bangunan Resto Motaha, berniat menghabiskan waktu libur dengan suasana pantai.
”Suasana awalnya sangat ceria dan penuh keakraban. Sepanjang malam, rombongan menikmati waktu bersama mulai dari membakar ikan, makan malam, menyeruput kopi, hingga bersenandung lagu sambil bergitar. Kebersamaan itu berlangsung hingga dini hari, tepatnya sekitar pukul 00.00 Wita, sebelum mereka beristirahat,” ujarnya.
Nasib malang mulai terlihat keesokan harinya, sekitar pukul 06.00 Wita. Saat pagi masih segar, Galang Patia berinisiatif mandi di laut ditemani dua temannya, yakni Rafa Pratama dan Aimar Putra Pratama. Lokasi yang mereka pilih berada di sisi kanan bangunan Resto Motaha.
”Di tengah korban berendam, kejadian tak terduga terjadi. Galang tanpa sengaja atau tidak sadar memegang kabel lampu hias yang tergantung di sisi bangunan restoran tersebut. Saat tangannya menyentuh kabel, posisi kakinya masih berada di dalam air laut yang merupakan penghantar listrik yang baik,” katanya.
Diduga kuat tersambar arus listrik, tangan kanan korban seketika melekat erat pada kabel tersebut. Tak sempat berbuat apa-apa, tubuh korban kehilangan kendali dan terjatuh, lalu membentur tanggul penahan ombak yang ada di pinggir lokasi kejadian.
Melihat pemandangan mengerikan itu, kedua teman yang ada di sampingnya langsung berteriak histeris meminta pertolongan. Mereka segera berusaha menarik dan mengevakuasi tubuh korban ke daratan. Namun, harapan pupus saat diperiksa, nyawa Galang sudah tidak tertolong lagi. Tubuhnya terlihat kaku dan napasnya telah berhenti.
Mendapat laporan duka tersebut, Kapolsek Soropia segera bergerak membawa personel Polsek Soropia dan Tim Identifikasi Polresta Kendari menuju lokasi kejadian. Di tempat, petugas langsung memasang garis polisi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan pemeriksaan mendalam.
Serangkaian langkah hukum pun dilakukan, mulai dari olah TKP, merekam keterangan saksi mata, hingga mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Jenazah dibawa untuk pemeriksaan medis, di mana polisi juga telah mengeluarkan surat pengantar visum et repertum. Hal ini bertujuan untuk memastikan penyebab pasti kematian secara medis.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam. Fokus pemeriksaan diarahkan untuk memastikan apakah benar terdapat aliran listrik berbahaya yang mengalir pada kabel lampu hias tersebut, serta meneliti aspek keamanan fasilitas wisata di Pulau Bokori agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Laporan: Krismawan








































