Indosultra.Com, Konawe Utara – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijiriah yang akan memasuki pada waktu magrib, Senin 15 Juni 2026, Pemerintah Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), bersama pengurus, dan majelis taklim Mesjid Al-Muhajirin, juga masyarakat akan melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan.
Untuk di mesjid Al-Muhajirin Kelurahan Wanggudu, peringatan Tahun Baru Islam akan di mulai, Senin, 15 Juni 2026 pukul 18.00 WITA berikut agendanya;
Waktu Acara/Penanggung Jawab;
1. Pukul 18:10 Shalat Maghrib berjamaah sampai selesai, di pimpin Imam Masjid Al-Muhajirin, Ustadz Asbullah.
2. Pukul 19:15 Shalat Isya Berjamaah sampai selesai di pimpin, Ustadz Asbullah.
3. Pukul 20.00 wita masuk sambutan panitia dari Mesjid Al-Muhajirin.
4. Pukul 20:15 wita sambutan Pemerintah Kelurahan Wanggudu.
5. Pukul 20:35 wita Pembacaan ayat suci Al-Quran, lanjut Muhasabah akhir tahun dan doa akhir tahun, lanjut Doa Awal tahun baru Islam/ 1 Muharram sampai selesai. Oleh Ustadz Muhdar.
6. 21:00 wita Pembacaan shalawat dan dzikir bersama, serta Tausiyah Hikmah Tahun Baru Islam oleh Ustadz Muhdar
7. Penutup silaturahmi, santap menu bersama yang disiapkan oleh majelis taklim Mesjid Al-Muhajirin.
Tentang Tahun Baru Islam 1 Muharram adalah hari pertama dalam kalender Hijriah. Ini hari tahun baru bagi umat Islam, sama seperti 1 Januari di kalender Masehi.
Awal penanggalan Hijriah
1 Muharram adalah tanggal 1 bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Kalender ini dipakai umat Islam untuk menentukan hari besar seperti Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, dan Haji.
Di momen ini diperingati untuk mengenang peristiwa hijrah. Kalender Hijriah dimulai dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah tahun 622 M. Hijrah ini jadi titik balik dakwah Islam, dari fase penindasan ke fase membangun masyarakat. Sehingga dinamakan “Hijriah”.
Umar bin Khattab yang menetapkan 1 Muharram sebagai awal tahun saat menyusun kalender Islam, sekitar 17 tahun setelah hijrah.
Makna untuk umat Islam
Bukan dirayakan dengan pesta kembang api. 1 Muharram lebih ke momen muhasabah diri, Introspeksi, evaluasi amal tahun lalu, berpindah dari keburukan ke kebaikan, dari malas ke rajin ibadah. Juga di laksanakan Doa awal dan akhir tahun di akhir Dzulhijjah dan doa awal tahun di malam 1 Muharram.
Seperti diketahui, Bulan Muharram itu bulan mulia. Muharram termasuk 1 dari 4 bulan haram dalam Islam antaranya, Bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Di bulan ini pahala dilipatgandakan, tapi dosa juga lebih berat.
Puasa paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Muharram, terutama tanggal 9-10 Muharram atau disebut puasa Tasu’a dan Asyura.***
Laporan: Redaksi









































