Komisi lll DPRD Konut Minta IBI Berperan Akti Cegah Stunting, Nurjanah Efendi: Kami Berdiri Digarda Depan

Komisi lll DPRD Konut Minta IBI Berperan Akti Cegah Stunting, Nurjanah Efendi: Kami Berdiri Digarda Depan
Abdul Malik, SH.,M.Hum - Nurjanah Efendi, Am.Keb.,SKM.,M.Si.,M.Kes

Indosultra.Com, Konawe Utara – Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Malik, SH.,M.Hum memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rapat Kerja Cabang (Rakercab) l Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Konut, pada Sabtu (9/9/2023).

Abdul Malik mengharapkan dengan terlaksananya Rakercab I IBI Konut dapat memajukan roda organisasi kebidanan di Bumi Oheo itu yang lebih baik dan berdaya saing. Serta, menciptakan program kerja yang berdampak baik pada anggota dan masyarakat.

Selain itu, mantan Komisioner 2 Periode KPU Konut ini juga mengharapkan, adanya organisasi IBI di Konut juga dapat meningkatkan wawasan, dan kualitas para bidan agar dalam melaksanakan tugas-tugasnya dapat diselesaikan dengan baik.

“Kita juga berharap agar profesional dalam bekerja terlebih saat menangani pasien,”ucap Abdul Malik.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) pun juga meminta kepada jajaran IBI Konut untuk memperkuat barisan dalam membantu pemerintah menangani persoalan stunting diwilayah.

Sebab kata dia, stunting merupakan isu nasional yang saat ini tengah gencar diatasi oleh pemerintah, baik pusat, provinsi sampai ke daerah.

“Jadi tidak hanya meningkatkan kualitas kerja, tapi bagaiman juga memberikan output atau hasil kerja yang berdampak pada daerah. Seperti, pada penangan stunting. Kami harap dari IBI Konut dapat berperan aktif bersama pemerintah untuk menangani persoalan stunting di Konawe Utara,”harapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua IBI Konut, Nurjanah Efendi mengatakan, IBI cabang Konut akan selalu berada Digarda depan dalam menangani persoal stunting.

Menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Konut, Nurjanah Efendi mengkolaborasikan program kerja bersama dinas kesehatan, puskesmas dan IBI menangani persoalan stunting.

“Kami berdiri Digarda depan. Persoalan stunting adalah tugas kita bersama baik itu dari pemerintah, DPRD, maupun IBI untuk saling mendukung agar penanganannya berjalan maksimal,”ujarnya.

Wanita bernama lengkap Hj.Nurjannah Efendi, Am.Keb.,SKM.,M.Si.,M.Kes ini menambahkan, kehadiran organisasi IBI di Konut dipastikan menjadi salah satu motor penggerak untuk menciptakan bidan berkualitas yang dapat bekerja dengan baik, salah satunya dalam penanganan ibu hamil mencegah stunting.**(IS)

Laporan : Jefri

Koran indosultra
error: Hak cipta dilindungi undang-undang !!