Masyarakat Kendari Puas Atas Upaya Pemerintah Kota Kendari Tangani COVID-19

Masyarakat Kendari Puas Atas Upaya Pemerintah Kota Kendari Tangani COVID-19

Indosultra.com, Kendari – Masyarakat kota Kendari menyatakan kepuasannya kepada pemerintah kota Kendari dalam penanganan COVID-19 di Kota Kendari. Hal itu berdasarkan hasil riset lembaga survei The Haluoleo Institut (THI) sejak 4 Agustus hingga 10 Agustus 2021.

58,2 persen masyarakat kota Kendari percaya bahwa pemerintah kota mampu mengatasi COVID-19. Sementara itu, terdapat 54 persen masyarakat yang percaya akan kinerja pemerintah Kota Kendari dalam menangani dampak pandemi COVID-19.

Direktur Eksekutif THI, Naslim Sarlito Alimin, mengungkapkan dalam menangani COVID-19 pemkot Kendari terbilang cukup baik, karena didukung dengan fakta penurunan COVID-19.

“Jadi memang ada kepercayaan yang besar masyarakat terhadap kinerja pemerintah terhadap upaya penanggulangan Covid 19 ini, kita bisa liat hasilnya di atas 50 persen. Walaupun tidak terlalu besar tapi itu cukup baik lah,” jelas Naslim dalam konferensi pers yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Rabu (29/9/2021).

Dijelaskan bahwa tingkat kesadaran masyarakat pun rupanya sudah terbentuk dalam menerapkan protokol kesehatan atau Prokes, dalam survei THI menunjukkan 91,6 persen masyarakat kini dalam aktivitasnya keluar rumah sekarang menggunakan masker.

“Tentu dengan prokes saat ini kan kalau kita liat secara rasional, prokes kan hal yang membantu dan vaksinasi saya rasa ini juga yang membatu,” ujarnya.

Naslim juga menyebutkan di tengah pandemi saat ini, dukungan pemerintah kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial pun sangat berarti. Untuk itu Naslim berharap kedepannya pemerintah kota memberikan bantuan dengan lebih maksimal

Setidaknya terdapat 33,3 persen masyarakat yang menyatakan pernah menerima bantuan sosial berupa sembako, sedangkan terdapat 17,0 persen masyarakat menyatakan menerima bantuan berupa uang tunai.

Untuk diketahui, survei yang dilakukan THI tersebut menggunakan metode Multi Stage Random Sampling dengan jumlah responden 440 orang. (b)

Laporan Rachmat Ramadhan