Indosultra.com, Konut – Kabupaten Konawe Utara kembali mencatat prestasi membanggakan dalam capaian pelayanan publik. Meski secara nasional berada di peringkat ke-101, Konawe Utara justru menempati peringkat pertama di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH, menegaskan bahwa capaian tersebut patut disyukuri dan harus terus ditingkatkan ke depan.
“Secara nasional kita berada di urutan 101, tetapi di tingkat provinsi alhamdulillah kita berada di posisi pertama, khususnya Kabupaten Konawe Utara,” ujar Ikbar.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan prestasi pribadi Bupati dan Wakil Bupati, melainkan hasil kerja kolektif seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
“Ini bukan keberhasilan semata bupati dan wakil bupati, tetapi keberhasilan kita semua. Kita adalah satu kesatuan, satu Pemerintah Kabupaten Konawe Utara,” tegasnya.
Ikbar menambahkan, capaian itu juga merupakan wujud nyata dari pelaksanaan visi dan misi daerah Konawe Utara yang lebih sejahtera dan berdaya saing (Konasara).
Dalam arahannya, Bupati Ikbar menekankan tiga prinsip utama yang menjadi dasar penilaian kepemimpinan dan kinerja ASN di lingkup Pemkab Konawe Utara.
“Pertama, loyal dan setia. Kedua, rajin bekerja dan disiplin. Ketiga, bekerja sesuai aturan,” tegasnya.
Ia menepis anggapan bahwa kecerdasan semata menjadi faktor utama dalam birokrasi. Menurutnya, orang cerdas sudah banyak, namun yang paling dibutuhkan adalah integritas dan ketaatan pada aturan.
“Saya tidak butuh kecerdasan untuk mengakali aturan. Yang saya butuhkan adalah kejujuran, masukan yang baik, dan doa,” ujarnya lugas.
Lebih lanjut, Ikbar mengingatkan seluruh ASN agar tidak melupakan jati diri dan jargon daerah, yakni Konasara: Konawe Utara yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
Ia pun berharap adanya kolaborasi kuat antara staf dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membangun daerah ke arah yang lebih maju.
“Membangun daerah yang luar biasa ke depan tidak bisa dilakukan sendiri. Kuncinya adalah kolaborasi tanpa kecuali,” katanya.
Menutup arahannya, Bupati Ikbar menegaskan pentingnya evaluasi dan perbaikan kinerja birokrasi.
“Kerja-kerja yang dianggap kurang etis dan tidak berpihak pada masyarakat harus kita tinggalkan. Kita buang jauh-jauh,” pungkasnya.
Laporan: Krismawan






































