Bupati Abd.Azis Keluarkan Edaran Perangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio dengan Pekan Imunisasi Nasional

IndoSultra. Com, Kolaka Timur – Bupati Koltim, Abd Azis SH MH, mengambil langkah tegas dalam menanggapi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit polio yang masih mengancam Indonesia. Pada tanggal 4 Juli 2024, beliau menerbitkan Surat Edaran (SE) dengan nomor 100.3.4.2/2783 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Kabupaten Koltim.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap penyakit menular yang berpotensi mengakibatkan kelumpuhan dan bahkan kematian pada anak-anak.

Dalam Surat Edaran ini di jelaskan, Jika penyakit Polio, atau poliomyelitis, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus poliovirus. Penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan permanen dan merupakan ancaman serius terutama bagi anak-anak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkategorikan Indonesia sebagai wilayah dengan risiko tinggi penularan polio. Dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia, sebanyak 32 provinsi dan 399 kabupaten/kota masuk dalam kategori risiko tinggi polio.

Status Kejadian Luar Biasa Polio, Sejak akhir tahun 2022, tercatat bahwa KLB Polio tipe 2 masih melanda beberapa provinsi seperti Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Status KLB ini belum dapat dicabut karena kasus masih terus dilaporkan, termasuk kasus polio tipe 1 yang juga terjadi di Provinsi Papua Tengah. Oleh karena itu, diperlukan respons yang massif melalui program imunisasi dengan cakupan tinggi dan merata untuk memutus rantai penularan virus polio, baik tipe 2 maupun tipe 1.

Dalam surat edaran yang ditandatangani secara elektronik, Bupati Abd Azis SH MH menegaskan perlunya percepatan peningkatan cakupan imunisasi Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV) dan Oral Polio Vaccine (OPV) di Kabupaten Koltim. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan imunitas masyarakat setempat sehingga mencapai tujuan Indonesia Bebas Polio.

Pentingnya, Imunisasi merupakan langkah efektif untuk mencegah penularan virus polio. Melalui Pekan Imunisasi Nasional (PIN), diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Koltim dapat terjangkau untuk mendapatkan vaksinasi yang tepat waktu dan berkualitas. Hal ini menjadi kunci dalam upaya bersama untuk melindungi generasi masa depan dari ancaman penyakit yang dapat dicegah ini.

Dengan demikian, langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Pemda Koltim dalam mendukung program nasional untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perlindungan imunisasi yang optimal, sehingga Indonesia dapat mencapai status bebas polio secara keseluruhan.

Laporan: Asrianto Daranga

Koran indosultraKoran indosultra
error: Hak cipta dilindungi undang-undang !!