Indosultra.com, Kendari – Kecelakaan lalu lintas yang mendebarkan terjadi di kawasan tanjakan Gunung Merah, Desa Boro-Boro, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Rabu (03/06/2026) sekitar pukul 13.30 WITA.
Sebuah mobil Toyota Hilux dengan nomor polisi DT 8186 FH diduga hilang kendali hingga menyerempet mobil lain yang dikemudikan oleh warga bernama Pida. Tak hanya menyebabkan kerusakan, insiden ini juga membuat korban terluka dan memicu ketegangan di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Pida bersama keluarganya sedang dalam perjalanan dari Kecamatan Mowila menuju Kota Kendari untuk berbelanja.
Namun, saat melintasi jalur menanjak di Gunung Merah, sebuah Toyota Hilux dari arah berlawanan tiba-tiba melaju terlalu dekat dan menyenggol kendaraan korban. Benturan keras tersebut menyebabkan kaca spion mobil korban pecah berantakan. Nahas, serpihan tajam dari kaca spion langsung mengenai wajah Pida.
”Ini pipiku luka keluar darah. Untung bukan di mataku yang kena,” ungkap Pida dengan nada trauma saat dikonfirmasi di lokasi.
Kekecewaan korban semakin memuncak lantaran sikap pengemudi Hilux yang dinilai sama sekali tidak menunjukkan iktikad baik. Bukannya turun untuk menolong atau meminta maaf, terduga pelaku justru menyulut emosi dengan menantang korban berkelahi sebelum akhirnya tancap gas meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).
”Kami sangat sesalkan sikapnya, dia tidak meminta maaf. Malah sempat mengajak berkelahi, lalu langsung pergi begitu saja,” sesal Pida.
Aksi arogan pengemudi Hilux tersebut diduga kuat karena yang bersangkutan berada di bawah pengaruh alkohol. Menurut kesaksian sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian, gerak-gerik pengemudi Hilux tersebut tampak seperti orang yang sedang mabuk minuman keras.
Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut dari pihak berwajib. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait identitas pengemudi Hilux maupun proses penyelidikan atas insiden tersebut.
Laporan: Krismawan








































