Jalan Rusak di Baruga Semakin Memprihatinkan, Pengendara Sampai Terjatuh

Jalan Rusak di Baruga Semakin Memprihatinkan, Pengendara Sampai Terjatuh
Akibat jalan yang rusak, sejumlah penguna jalan roda empat dan roda dua terperosok kedalam lubang jalan sehingga menyebabkan mobil dan motor mati di tengah jalan bahkan hingga terjatuh. (Rachmat Ramadhan/Indosultra.com)

Indosultra.com, Kendari – Warga yang bermukim di Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga yang merupakan jalan antar kabupaten dari Kota Kendari menuju Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan jalan rusak dan berlubang.

Asriani, salah seorang warga Kelurahan Baruga menuturkan, jalan rusak sudah terjadi sekitar tiga tahun dan belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Bahkan di kala musim hujan pengendara harus waspada.

“Sudah sering orang jatuh apalagi musim hujan begini banyak yang jatuh karena lumpur, berlubang baru tidak di liat to. Ada pernah perbaikan biasa, tapi di timbun saja dan di gali saja selokannya tapi tetap tergenang air kalau hujan,” ungkap Asriani saat ditemui awak media indosultra.com, Senin (24/5/2021)

Ia mengatakan, akibat jalan rusak itu sejumlah penguna jalan roda empat dan roda dua terperosok kedalam lubang jalan sehingga menyebabkan mobil dan motor mati di tengah jalan bahkan hingga terjatuh.

“Selalu musim hujan itu jatuh terus, lebih banyak ini bulan puasa yang kemarin, jatuh terus itu motor,” ujarnya

“Kita tidak bisa lewat mesti berputar, apalagi kita ini kios – kios yang jual – jual di pinggir jalan begini to, jarang orang singgah karena jelek jalan,” katanya

Sementara itu, Reynaldi, salah satu pengendara roda dua yang melintas di jalan itu mengungkapkan, jalan yang saat ini telah ditimbun itu belum sepenuhnya aman apalagi saat ini sedang musim hujan.

“inikan ditimbun pakai tanah apalagi sekarang lagi masuk musim hujan, jalananan akan licin dan jelas akan menganggu pengendara terutama yang naik motor seperti saya,” ucapnya

Untuk diketahui, Jalan Brigjen katamso Baruga Kendari merupakan lokomotif untuk mengerakkan pembangunan yang tidak hanya di perkotaan tapi juga di di daerah atau pedesaan sehingga butuh penanganan serius dari pemerintah. (b)

 

Laporan : Rachmat Ramadhan