Pemkot Edukasi PKL di Kendari Beach soal Elektronifikasi Transaksi Pemerintah

Pemkot Edukasi PKL di Kendari Beach soal Elektronifikasi Transaksi Pemerintah
Sosialisasi terkait Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) pada para pedagang kaki lima yang berjualan di Kendari Beach, Jumat (26/2/2021).

Indosultra.com, Kendari – Pemerintah Kota Kendari melalui badan pendapatan daerah (Bapenda) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi terkait Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) pada para pedagang kaki lima yang berjualan di Kendari Beach, Jumat (26/2/2021).

Dalam sosialisasi yang berlangsung di Anjungan Tambat Labuh Teluk Kendari, Bank Indonesia memperkenalkan penggunaan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan layanan dompet elektronik link aja.

Kepala Bapenda Kota Kendari Sri Yusnita menjelaskan, fasilitas transaksi elektronik digunakan untuk mendukung pemerintah menjalankan program pembayaran nontunai.

”Nantinya penggunaan uang tunai itu dalam pemungutan pajak dan retribusi pelan-pelan akan ditinggalkan. Jadi secara perlahan masyarakat tidak memberikan uang pada petugas, paling tidak mekanisme bayarnya bisa langsung di bank, transfer atau menggunakan QRIS,” jelasnya.

Untuk itu, ia meminta para pedagang segera menggunakan aplikasi transaksi elektronik karena mulai Maret tahun ini Bapenda akan menerapkan pembayaran retribusi secara nontunai.

Sementara itu, petugas Bank Indonesia Perwakilan Sultra Taufik menjelaskan, penerapan transaksi elektronik bisa membantu pemerintah dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Beberapa daerah yang telah menerapkan ini terjadi peningkatan PAD yang cukup signifikan antara 14-40 persen,” ungkapnya.

Dia menambahkan, penerapan transaksi elektronik dengan menggunakan fasilitas dompet elektronik memberikan banyak kemudahan, di antaranya praktis dan efisien, transaksi yang dilakukan aman, aliran uang termonitor, terhindar dari uang palsu dan bisa menghindari penyebaran Covid-19 karena transaksi tanpa bersentuhan.

Penggunaan layanan transaksi elektronik memanfaatkan fasilitas QRIS melalui layanan link aja sudah digunakan banyak pedagang di Kota Kendari, seperti pedagang di Pasar Baruga, pedagang kaki lima di sekitar KONI dan taman Kali Kadia serta sejumlah swalayan.

 

Laporan: Dian Angraeni