Respons Cepat Bupati Konut Pimpin Distribusi Bantuan Dan Pantau Lokasi Banjir di Tambakua Bersama Dandim 1430, Kapolres, Kapos Basarnas, Ketua Dan Wakil PKK

Indosultra.com, Konawe Utara — Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda wilayah Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Konut, Ikbar, S.H.,MH sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.

Dalam aksi sosial kemanusiaan ini juga diikuti langsung Wakil Bupati Konut, Abu Haera, Kapolres Konut, AKBP Rico Fernanda, Dandim 1430 Konut, Letkol KAV Kuswara, Kapos Basarnas, Dedi Irawan, Ketua Dan Wakil Ketua TP PKK, Wisra Wastawati Ikbar – Sarlina, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OD) dan Organisasi relawan Bencana.

Dalam penyaluran bantuan itu, sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, air mineral, selimut, serta perlengkapan darurat lainnya diserahkan kepada warga di lokasi banjir. Pemerintah daerah memastikan bantuan tersebut dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.

Bupati menyampaikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat saat kondisi darurat dan akan terus berupaya membantu warga hingga situasi kembali normal.

Ia juga meminta seluruh jajaran terkait untuk terus memantau perkembangan di lapangan, termasuk kebutuhan warga terdampak banjir.

“Saya atas nama pemerintah daerah Konawe utara, mengucapkan rasa prihatin yang sangat mendalam adanya masalah banjir dengan putusnya akses, sehingga pemerintah hari ini hadir bersama masyarakat untuk memberikan bantuan,”ujar Ikbar, Senin (10/5/2026).

Lebih lanjut Bupati menyampaikan berdasarkan data prakiraan BMKG tanggal 10 hingga 16 Mei 2026, akan terjadi hujan terus menerus. Sehingga ia berharap kepada jajaran pemerintah dibawah kepemimpinannya selalu hadir memastikan keadaan masyarakat yang terdampak.

“Karena dengan akses yang terputus,mau tidak mau berbicara masalah kesehatan, keamanan, maupun kekurangan pangan itu pasti terjadi, “ungkapnya.

” Sehingga pemerintah daerah hadir membawakan bantuan, walaupun tidak seberapa tapi, ini bisa meringankan kebutuhan pangan kita didesa tambaku ini, “tambanya.

Ia menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca buruk yang akan terjadi. Ia menetapkan siaga bencana agar antisipasi terhadap bencana lebih diperketat.

” Kewaspadaan ini harus kita lebih berhati-hati, karena ini bagian dari siklus banjir tahunan, maka kita sudah tetapkan sebagai siaga bencana maupun dari BPBD dan teman-teman yang lain, untuk memitagasi secara keseluruhan terutama daerah yang rawan banjir, “tutupnya.

Selain mendistribusikan bantuan, pemerintah daerah juga melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak serta kerusakan infrastruktur akibat banjir. Langkah ini dilakukan untuk menyiapkan tindak lanjut pascabencana.***

Laporan: Ramadhan

Koran Indosultra