Indosultra.com, Konawe – Musibah kebakaran melanda sebuah hunian warga di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/7/2026) siang. Peristiwa nahas yang menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya itu diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik.
Kebakaran bermula sekitar pukul 13.30 WITA saat rumah milik Ahmad Sabri (41) dalam keadaan kosong. Kejadian pertama kali diketahui oleh warga setempat, Tina (64), yang mencium bau karet terbakar sekaligus melihat kepulan asap tebal membubung dari arah dapur rumah korban. Tanpa berpikir panjang, Tina segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Mendengar teriakan itu, mertua korban, Darma (60), bersama sejumlah warga bergegas mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, angin yang bertiup kencang membuat kobaran api semakin membesar dan meluas dengan cepat, sehingga upaya tersebut tak membuahkan hasil. Warga pun segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran.
Tak lama kemudian, petugas Damkar bersama personel Polsek Unaaha tiba di lokasi sekitar pukul 13.40 WITA dan langsung melakukan penanganan intensif. Berkat kerja sama tim Damkar, jajaran Polres Konawe, Polsek Unaaha, serta gotong royong masyarakat sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.05 WITA.
Kapolsek Unaaha IPTU La Ode Anti , mengungkapkan bahwa meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian yang dialami pemilik rumah sangat besar.
Satu unit rumah beserta seluruh perabotan dan barang berharga di dalamnya ludes dilalap si jago merah, dengan estimasi kerugian mencapai Rp400 juta.
“Hasil pemeriksaan sementara di lokasi menunjukkan bahwa api bermula dari arus pendek listrik di bagian dapur, lalu menjalar dengan cepat ke seluruh bagian bangunan,” jelas.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian dan terus mengumpulkan keterangan guna memastikan penyebab pasti peristiwa.
Pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada, rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, serta memastikan penggunaan peralatan elektronik sesuai standar keamanan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Laporan: Krismawan








































