Indosultra.com, Kendari – Aksi kejar-kejaran bak film laga mewarnai penangkapan komplotan pencuri hewan ternak di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra). Enam orang terduga pelaku yang meresahkan warga akhirnya berhasil dibekuk aparat Polsek Mawasangka pada Minggu (24/05/2026) dini hari.
Para pelaku yang masing-masing berinisial LAS (21), LP (21), QHT (17), MFF (20), ZM (20), dan IS (16) diciduk di kawasan Pelabuhan Wamengkoli, Desa One Waara, Kecamatan Lakudo, saat diduga hendak melarikan diri menyeberang pulau.
Kapolsek Mawasangka, IPTU Kamaluddin, mengungkapkan bahwa aksi pencurian di Desa Oengkolaki, Kecamatan Mawasangka ini pertama kali diendus oleh istri korban, Lili Agustin. Pada dini hari yang sunyi, ia curiga mendengar suara mobil berhenti mendadak di depan rumahnya.
”Karena curiga, saksi langsung membangunkan suaminya. Tak lama kemudian, korban mendengar suara kambingnya berteriak histeris dari luar rumah,” ujar Kamaluddin.
Saat korban bergegas memeriksa lewat pintu belakang, ia justru berpapasan langsung dengan salah satu pelaku yang panik dan langsung terbirit-birit melarikan diri.
Korban yang sempat mengenali wajah pelaku tidak tinggal diam. Melihat para pelaku kabur menggunakan mobil ke arah Mawasangka, korban langsung tancap gas menggunakan sepeda motor untuk mengejar mereka sembari berteriak histeris meminta tolong warga.
Sayangnya, mobil komplotan tersebut dipacu dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya hilang dari pandangan di jalur Mawasangka–Labungkari.
Namun, pelarian mereka tidak bertahan lama. Berkat kesigapan personel Polsek Mawasangka, pelarian enam pemuda yang mayoritas berasal dari Kota Baubau dan Kabupaten Wakatobi ini berhasil dihentikan di Pelabuhan Wamengkoli.
Akibat insiden subuh berdarah dingin ini, korban ditaksir mengalami kerugian materiil sebesar Rp4,5 juta. Tragisnya, ini bukan kali pertama korban menjadi sasaran empuk para pencuri.
”Korban mengaku ini bukan kejadian pertama. Pada tahun 2023 lalu, ia juga pernah kehilangan 11 ekor kambing sekaligus dalam satu malam,” tambah Kapolsek.
Saat ini, keenam pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mawasangka untuk pemeriksaan intensif. Menariknya, polisi kini juga tengah mendalami asal-usul tga ekor kambing lain yang ditemukan di dalam mobil pelaku, karena hingga saat ini belum diketahui siapa pemilik aslinya.
Laporan: Krismawan








































