‎Lansia Ditemukan Meninggal Tergantung, Diduga Depresi Pasca Kehilangan Suami

‎Indosultra.com,Butur – Seorang lanjut usia bernama Ketut Jati (71) ditemukan tewas gantung diri di kediamannya, pada Selasa malam (24/03/2026), sekira pukul 20.00 WITA.

‎Penemuan jasad korban pertama kali dilakukan oleh menantunya, Nyoman Suarini. Saat itu, Nyoman berniat mengantarkan makanan untuk mertuanya. Namun, niat baik itu berujung pada pemandangan yang mengerikan. Ia mendapati tubuh Ketut Jati sudah tidak bernyawa, tergantung pada seutas tali nilon di kusen pintu depan rumahnya.

‎Dalam keterkejutan, Nyoman sempat berusaha memberikan pertolongan, namun kondisi korban yang sudah meninggal membuat usahanya sia-sia. Ia segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi jenazah.

‎Berdasarkan penyelidikan awal yang dilakukan oleh Polres Buton Utara, dugaan kuat mengarah pada depresi berat yang dialami korban.

‎Kasat Reskrim Polres Buton Utara, IPTU La Ode Muh. Farid, menjelaskan bahwa Ketut Jati diduga mengalami tekanan batin yang mendalam sejak kepergian suaminya setahun lalu.

‎”Korban diketahui mengalami tekanan batin sejak suaminya wafat. Ia bahkan memilih tinggal terpisah di area dapur karena merasa terlalu sedih jika berada di rumah utama. Kesehariannya sering diisi dengan melamun,” ujar IPTU La Ode Muh. Farid, Rabu (25/03/2026).

‎Meskipun pihak kepolisian menyarankan dilakukannya autopsi untuk memastikan penyebab kematian secara medis, keluarga korban dengan tegas menolak.

‎Mereka menyatakan telah menerima kepergian Ketut Jati sebagai musibah murni dan tidak melihat adanya unsur kejanggalan dalam kejadian tersebut. Penolakan ini telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang disaksikan oleh aparat desa.

‎Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya perhatian dan pendampingan psikologis bagi para lansia, terutama mereka yang baru saja kehilangan pasangan hidup.


‎Laporan: Krismawan

Koran Indosultra