Indosultra.com,Kendari – Aksi keji komplotan pembobol rumah kosong yang meresahkan warga Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, akhirnya berakhir di balik jeruji besi.
Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil meringkus empat remaja yang diduga terlibat dalam serangkaian pencurian di sejumlah rumah warga yang tengah ditinggal mudik Lebaran. Penangkapan dilakukan pada Rabu (25/3/2026) dini hari, mengakhiri pelarian para pelaku yang meresahkan.
Kasus ini bermula dari laporan warga di BTN Gria Rafasya yang kehilangan berbagai barang berharga saat rumah mereka kosong ditinggal mudik Lebaran. Tim Buser77 merespons cepat laporan tersebut dan segera melakukan penyelidikan.
Aksi para pelaku terbilang nekat. Mereka menyasar kediaman AM (31) dan berhasil masuk dengan cara mencongkel jendela. Berbagai barang elektronik seperti laptop, tablet, dan proyektor berhasil digasak. Tak hanya itu, benda-benda rumah tangga seperti rice cooker, pompa galon, hingga dokumen penting berupa BPKB motor pun turut menjadi sasaran.
Belum puas, komplotan ini juga menyatroni rumah tetangga korban. Kali ini, mereka masuk melalui plafon dan menguras isi dapur, mulai dari tabung gas LPG, blender, minuman ringan, uang koin, hingga toples kue Lebaran.
Tabir kejahatan ini mulai terkuak ketika warga BTN Griya Bukit Anawai menaruh curiga pada sebuah rumah yang kerap dijadikan tempat berkumpul sejumlah remaja. Kecurigaan warga semakin memuncak saat mereka menemukan tumpukan barang yang tidak wajar di rumah tersebut.
Mendapat laporan dari warga, Tim Buser77 bersama personel Sabhara Polresta Kendari langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 01.30 WITA. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan empat remaja, termasuk salah satu pelaku berinisial IR (18).
”Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui menjual barang curian melalui marketplace Facebook. Uang hasil penjualan tersebut kemudian digunakan untuk membeli minuman keras dan narkotika jenis sabu-sabu untuk dikonsumsi bersama,” ujarKasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, Rabu (25/03/2026).
Meskipun empat orang telah diamankan, polisi masih memburu dua aktor utama dalam komplotan ini, yakni pria berinisial HA dan AG.
”Pelaku utama masih kami kejar. Saat ini Tim Buser77 terus melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain,” tegas AKP Welliwanto Malau.
Keempat remaja yang diamankan kini mendekam di Mapolresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Laporan: Krismawan








































