Indosultra.Com, Konawe Utara – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), tengah berjuang di Pemerintah Pusat untuk mendapatkan bantuan pembangunan sekolah rakyat. Program Presiden RI ini berada di Kementerian Sosialisasi (Kemensos).
Bupati Konut, Ikbar,SH.,MH melalui Wakil Bupati (Wabup) Konut, Abu Haera, S.Sos.,M.Si mengungkapkan, dua pekan lalu Pemerintah Konut telah bertemu langsung dengan pihak Kementerian Sosial RI untuk program sekolah rakyat.
“Alhamdulillah kami sambangi langsung Kementerian Sosial, kami rapat dan menyerahkan proposal bantuan sekolah rakyat, atas arahan dan petunjuk bapak bupati Konawe Utara,”ungkap Wakil Bupati Konut, Abu Haera dikonfirmasi, Kamis 5 Maret 2026.
Diungkapkan, dalam pertemuan di Kementerian Sosialisasi juga di hadiri beberapa pejabat daerah kabupaten/kota, provinsi untuk menjolo program tersebut.
“Dalam rapat di sampaikan syarat untuk dapatkan program sekolah rakyat harus milik lahan seluas paling kurang 7 hektar. Dan kalau kami pemerintah Konawe Utara sudah siap semua,”ujarnya.
Diterangkan, untuk sistem pendidikan sekolah rakyat ini mulai jenjang tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP, dan SMA.
“Para siswa nanti ini akan tinggal asrama selama sekolah. Untuk biyaya kebutuhan di tanggung pemerintah mulai pakaian, makan, tempat tinggal di tanggung pemerintah pusat,”ungkapnya.
Mantan Sekda Konut ini lebih jauh menjelaskan, di tahun 2026 ini Pemerintah pusat melalui Presiden RI memprogram kan 100 sekolah rakyat.
“Inilah yang kami presur terus untuk bisa dapatkan. Untuk kuota siswa di terima sampai 1000 orang,”jelasnya.
Pemerintah Korut mengharapkan dukung penuh masyarakat untuk bisa memperoleh program pendidikan yang lebih baik lagi dan terjamin. Pemerintah meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar program sekolah rakyat bisa di dapatkan Konawe Utara.***
Laporan: Redaksi





































