Indosultra.com, Bombana – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Mata Oleo di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, berakhir ricuh.
Awalnya digelar sebagai gerakan damai untuk menuntut perbaikan infrastruktur jalan yang rusak di wilayah Kecamatan Mata Oleo, situasi berubah panas setelah Kapolres Bombana, AKBP Eko Sutomo, diduga bertindak represif langsung terhadap peserta aksi.
Ketegangan memuncak saat massa berniat membakar ban bekas sebagai bentuk protes. Pihak kepolisian berupaya melarang tindakan tersebut, namun orator aksi tetap menginstruksikan agar rencana itu dilanjutkan. Di titik inilah intervensi langsung Kapolres terjadi.
”Kami mau bakar ban, tapi dilarang sama pihak kepolisian. Akan tetapi orator menyampaikan harus bakar ban. Di situ Kapolres naik ke mobil, berebut mikrofon, lalu mencekik orator,” ungkap Maruf, salah satu peserta aksi, saat dikonfirmasi Kamis (04/06/2026).
Rekaman video yang beredar luas di masyarakat memperlihatkan momen mencekam tersebut. Dalam rekaman itu, AKBP Eko Sutomo terlihat nekat memanjat atap mobil pikap yang dijadikan panggung orasi. Tak segan-segan, Kapolres diduga menarik kerah baju Muhammad Ikbal orator yang sedang berbicara lalu memaksanya turun dari kendaraan.
Suasana semakin memanas saat terdengar teriakan lantang yang diyakini berasal dari Kapolres. “Angkut, angkut!” serunya sambil menunjuk ke arah massa, yang kemudian diikuti tindakan pembubaran paksa terhadap para demonstran.
Para mahasiswa menyayangkan sikap aparat keamanan dalam kejadian ini. Menurut mereka, kepolisian seharusnya memberikan pengawalan demi menjaga hak menyampaikan aspirasi, bukan bertindak represif terhadap warga yang sedang memperjuangkan hak dasar akan fasilitas umum yang layak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Bombana terkait tuduhan tindakan fisik dan pencekikan yang dilaporkan oleh para peserta aksi tersebut.
Laporan: Krismawan





































