Disperindag Sultra Sukses Gelar Pasar Murah Ramadan 2021

Disperindag Sultra Sukses Gelar Pasar Murah Ramadan 2021
Transaksi Jual Beli di Pasar Murah RamadhanYang di Gelar DISPERINDAG Sultra. (Indosultra.com)

Indosultra.com, Kendari – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar pasar murah Ramadan tahun 2021. Hal ini dibuktikan dengan antusiasnya warga ketika menghadiri hari terakhir pelaksanaan pasar murah pada Sabtu (8/5/202) di halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Kecamatan Poasia, Kelurahan Anduonuhu, Kota Kendari.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri, Fitrah Arsyad mengatakan, pihaknya telah membagikan sebanyak 900 kupon bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI). Kupon itu telah digunakan masyarakat penerima untuk membeli kebutuhan mereka melalui pasar murah.

“200 kupon dibagikan oleh DISPERINDAG dan 700 kupon lainnya dibagikan oleh BI, dan itu semua telah digunakan oleh masyarakat pemilik kupon. Bahkan masyarakat yang tidak memiliki kupon juga datang berbelanja di pasar murah, untuk memenuhi kebutuhan mereka menjelang Idul Fitri” ungkap Fitrah saat ditemui di lokasi pasar murah pada Sabtu siang.

Sebelumnya, penyelenggaraan pasar murah ini telah dilakukan Disperindag selama 5 hari yakni 3 hari di kantor DISPERINDAG Sultra mulai 3,4, dan 5 Mei 2021 serta tanggal 7 dan 8 Mei 2021 di halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari.

“Selama digelarnya pasar murah ini belum ada komplain dari masyarakat. Jadi harapan pemerintah provinsi khususnya Disperindag Sultra, pasar murah ini bisa membantu masyarakat Kota Kendari untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah, sehingga kebutuhan mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri bisa terpenuhi,”tutur Fitrah.

Lebih jauh ia menjelaskan, selama berlangsungnya pasar murah komoditi yang paling diminati masyarakat adalah gula, telur, dan beras. “Karena memang gula ini di harga eceran tertinggi hanya 12.500 rupiah sedangkan di pasar mencapai 13.800 rupiah. Telur juga hanya dijual 43.000 rupiah sedangkan di pasar 50.000 rupiah,” terangnya.

Sementara itu, Rini, salah satu pengunjung mengaku sangat terbantu dengan diadakannya pasar murah sehingga meringankan biaya kebutuhan yang semakin melonjak mendekati hari raya Idul Fitri. “Semoga pasar murah seperti ini lebih sering diadakan oleh pemerintah,” ungkap Rini. (b)

Laporan : Sulaeman