Indosultra.Com, Konawe Utara – Bupati Konawe Utara (Konut), Ikbar, SH.,MH melakukan panen perdana ikan bandeng di Desa Puulemo, Kecamatan Lembo. Kegiatan ini berlangsung pada Senin 30 Maret 2026.
Dalam kegiatan panen raya ikan bandeng ini juga di hadiri oleh Wakil Bupati Konut, Abu Haera, S.Sos.,M.Si, Ketua DPRD Konut, Herman Sewani, SH., Ketua Komisi l DPRD, Asmawati Ruksamin sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Konut, dan para petambak ikan bandeng.

Dilokasi itu, terdapat 100 hektar lahan tambak ikan bandeng. Dan untuk perdana, panen di lakukan di lahan dengan luasan 30 hektar dengan umlaj ribuan ikan.
Peran aktif Pemerintah Konut memberikan dukungan penuh pada petani tambak ikan bandeng memberikan hasil yang baik dengan panen yang melimpah ruah. Serta memberikan perubahan pendapatan ekonomi bagi masyarakat.
Hal ini berkaitan dengan komitmen Bupati Konut, Ikbar bersama Wakil Bupati Konut, Abu Haera untuk memajukan ekonomi masyarakat daerah disektor perikanan.

“Ini semua berkat hasil kerja keras petani tambak, buah kesabaran petani tambak. Kami pemerintah akan terus memberikan dukungan,”ungkap Bupati Konut, Ikbar, diacara itu.
Untuk masa pemeliharaan ikan bandeng biasanya sekitar 4-6 bulan, tergantung kondisi lingkungan dan manajemen budidaya. Namun, juga yang bisa panen lebih cepat, sekitar 3 bulan jika kondisinya ideal.

Pengembangan budidaya ikan bandeng bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti:
– Peningkatan kualitas benih. Menggunakan benih yang berkualitas dan tahan penyakit untuk meningkatkan produksi.
– Manajemen pakan. Memberikan pakan yang seimbang dan nutrisi untuk meningkatkan pertumbuhan ikan.
– Pengelolaan lingkungan. Memantau dan mengatur kondisi lingkungan seperti suhu, pH, dan oksigen untuk mendukung pertumbuhan ikan.
– Pencegahan penyakit. Melakukan tindakan pencegahan penyakit dengan menggunakan vaksin atau pengobatan yang tepat.

Sedangkan Ikan bandeng (Chanos chanos) termasuk jenis ikan air payau/salinitas yang bisa hidup di air tawar, payau, dan laut. Ikan ini termasuk famili Chanidae dan merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya yang populer di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.***(ADV/IS)
Laporan: Redaksi










































