Indosultra.com, Mubar – Suasana duka menyelimuti Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar) setelah seorang pria bernama Paris Yudo Basuki (57) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di rumahnya pada Kamis (22/01/2026) pagi.
Jasad almarhum pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang hendak mengantarkan makanan sekitar pukul 07.00 WITA. Kecurigaan muncul saat saksi mencium bau busuk yang menyengat dari dalam rumah korban.
”Awalnya tetangga hendak membawakan makanan, namun mencium bau tidak sedap. Setelah masuk ke dalam rumah, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi membusuk dan dipenuhi belatung,” ungkap IPDA La Menudi, Kapolsek Tiworo Tengah, pada Jumat (23/01/2026).
Korban ditemukan terbaring di tempat tidur dengan kondisi yang memprihatinkan, bahkan masih terpasang kateter. Diketahui, Paris Yudo Basuki hidup seorang diri usai bercerai dari istrinya, Andi Martandi. Dari pernikahan tersebut, ia memiliki lima orang anak yang kini tinggal bersama ibunya di Desa Wulanga Jaya, Kecamatan Tikep, Muna Barat.
Menurut keterangan, almarhum telah berjuang melawan penyakit sesak napas selama kurang lebih dua tahun. Ia sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tondasi dan RSUD Muna Barat, namun kondisinya tak kunjung membaik.
”Korban terakhir kali terlihat oleh warga pada 17 Januari 2026. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, diperkirakan korban telah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan,” jelas IPDA La Menudi.
Aparat kepolisian dari Polsek Tiworo Tengah segera mendatangi lokasi kejadian di Jalan Pendidikan, Desa Tondasi, setelah menerima laporan dari masyarakat.
Mereka mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Muna, dokter Puskesmas Tondasi, pemerintah desa, camat, serta tokoh masyarakat setempat untuk melakukan proses investigasi.
Setelah dilakukan visum luar oleh pihak medis, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima dengan lapang dada bahwa almarhum meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
Jenazah Paris Yudo Basuki kemudian dimakamkan di Desa Tondasi setelah proses olah TKP selesai dan mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga.
Laporan: Krismawan






































