Indosultra.Com, Konawe Utara – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Utara (Konut) kembali turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga sembilan bahan pokok (sembako) dan gas elpiji di pusat penjualan.
Sidak dipimpin Wakil Bupati Konut, Abu Haera mewakili Bupati Konut, Ikbar, Selasa 3 Maret 2025. Sidak kali ini kembali dilakukan di pusat penjualan Pasar Wawoluri, Kecamatan Motui. Sebelumnya di Kecamatan Molawe dan Wiwirano.
Sidak Wabup Konut didampingi Wakapolres Konut, Kasdim dan Danramil Asera Kodim 143, Kapos Binda, TNI AL, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konut.
Wabup Konut Abu Haera mengatakan, sidak dilakukan untuk memantau langsung stok dan harga sembilan bahan pokok. Serta menetralisir terjadi permainan harga barang yang kerap di lakukan oknum pedagang nakal.

Mantan Sekda Konut ini mengungkapkan, dari hasil penelusuran saat ini harga sembako termasuk gas LPG masih diangka normal sesuai standar penjualan di pasaran pada umumnya.
“Masih norma!. Saya cek telur harga Rp 55 ribu per satu rak. Gula pasir harga Rp 18 ribu perliter dan harga Rp 20 per kilo. Beras, bawang, cabai, ikan masih normal harganya. Terigu normal dan ini juga kami cek timbangannya dan semua normal,”ungkapnya di komfirmasi.
Pria yang juga memimpin Ketua DPC Partai PDIP Konut ini menyampaikan, tim sidak Pemda Konut juga menyasar pusat penjualan mini market seperti, Alfamidi dan Indomaret.
“Kami cek juga barang jualan yang ada di Alfamidi dan Indomaret, jangan sampai ada yang sudah kadaluarsa dan tidak layak konsumsi,”terangnya.

Ia menambahkan, tim sidak Pemda Konut memastikan akan terus memantau harga sembako, gas dan kebutuhan dapur lainnya di lapangan hingga memasuki lebaran Idhul Fitri.
Pemda Konut memberikan peringatan keras kepada para pedagang agar tidak sekali-kali memainkan harga barang memanfaatkan situasi untuk merauk keuntungan besar.
Serta tidak sekali-kali melakukan penimbunan barang seperti gas, dan barang lainnya untuk tujuan membuat harga barang langkah dan melonjak naik.
“Kita akan pantau terus. Pemerintah menekankan pedagang tidak mainkan harga. Di 20 ramadhan akan Kamis sidak kembali lagi.”tutupnya.***






































