Indosultra.com, Konawe Utara – Pengurus mesjid Al-Muhajirin bersama Pemerintah Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar lomba penyelenggaraan jenazah dan mengaji.
Tujuan lomba penyelenggaraan jenazah di bulan suci Ramadhan diantaranya untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengurus jenazah sesuai syariat Islam, sekaligus sebagai bentuk amal jariyah di bulan yang penuh berkah ini.
Untuk kali ini, lomba penyelenggaraan jenazah dan mengaji di prioritaskan kepada kaum wanita/ibu-ibu dengan melibatkan warga dari RW/RT 1, 2, 3 dan 4. Pelaksanaan lombanya akan digelar pada 20 ramadhan. Untuk dewan juri dipimpin langsung oleh Ustadz Muhdar dan Ustadz Asbullah.
Sedangkan untuk lomba mengaji juga akan di isi oleh ibu-ibu umur 40 tahun ke atas yang di wakili masing-masing RW/RT 1,2, 3 dan 4.
“Penyelenggaraan jenazah ini sangat penting. Apalagi untuk kaum wanita. Ini sangat kurang sekali, dan terbatas orang-orang yang bisa mengurus jenazah ketika ada kaum hawa yang meninggal dunia. Oleh-nya kami berinisiatif untuk memberikan motivasi kepada ibu-ibu untuk belajar mengurus jenazah melalui lomba ini,”kata Ketua Pembangunan Masjid Al-Muhajirin, Jefri Ipnu. Jumat, 20 Februari 2026.
“Sama halnya dengan mengaji, atau membaca ayat suci Al-Qur’an. Ini juga menjadi motivasi kami untuk mendorong semangat ibu-ibu semakin mematangkan bacaan Al-Qur’an nya. Ibu-ibu ini adalah motor penggerak bagi anak-anak nya untuk menciptakan generasi yang paham agama, beriman dan bertakwa,”tambahnya.
Saat ini para ibu-ibu yang tergabung dalam majelis taklim kelurahan wanggudu ini tengah melakukan prosesi latihan bertempat di mesjid Al-Muhajirin, dari mengkafani sampai dengan mendoakan.
Tata cara penyelenggaraan jenazah meliputi beberapa langkah, yaitu:
1. Memandikan jenazah dengan cara yang syar’i.
2. Mengkafani jenazah dengan kain putih.
3. Menshalatkan jenazah
4. Mengkuburkan jenazah di tempat yang telah ditentukan.
Bahan yang dibutuhkan buat mengkafani jenazah:
– Kain kafan (putih, 3 lembar untuk laki-laki, 5 lembar untuk perempuan)
– Kapas atau kain kecil buat menutup aurat
– Taluqin (kain panjang buat ikat jenazah)
– Gunting, benang, dan jarum buat motong dan menjahit kain kafan.***
Laporan: Jefri





































